Desember 4, 2022

Melebarkan sayap untuk usaha yang dimiliki tentu menjadi dambaan setiap pengusaha. Setidaknya ada dua hal yang menjadi tujuan utama seseorang membuka cabang baru, yaitu memperluas pangsa pasarnya dan memenuhi permintaan konsumen yang membludak. Arah kedua hal tersebut tentu ke harapan memperoleh keuntungan yang lebih besar. 

Membuka cabang baru bukanlah suatu perkara mudah. Anda perlu mempersiapkan modal besar, strategi yang tepat, dan tentu mempersiapkan mental untuk resiko yang besar pula. Jika tidak dipertimbangkan dan dipersiapkan dengan matang, bukannya mendapat keuntungan, malah dapat mengalami kerugian. 

Untuk meminimalisir peluang kerugian dan memaksimalkan peluang memperoleh keuntungan, artikel ini akan membahas seputar tips membuka cabang usaha baru yang dapat Anda coba lakukan. 

Tips membuka cabang usaha baru

Membuka cabang baru sebuah usaha bisnis perlu persiapan yang matang. Tanpa persiapan dan strategi yang jelas akan sulit menjalankan bisnis tersebut dengan baik dan lancar. Berikut ini beberapa tips membuka cabang baru bagi Anda yang ingin memperluas pasar dan mendapatkan cuan yang besar. 

1. Pastikan usaha di cabang utama lancar

Tips membuka cabang usaha baru pertama adalah memastikan bahwa usaha di cabang utama sudah lancar. Misalnya struktur dan susunan organisasi bisnis sudah jelas, baik itu dari segi finance, marketing, operasional, dan lainnya.

Anda dapat menilai lancar tidaknya usaha tersebut dengan menilai segala aspek di perusahaan, misalnya laporan keuangan sudah lengkap dan jelas serta dibuat tepat waktu, inventory memadai dan terkontrol, pemasukan dan pengeluaran sesuai target, para karyawan bekerja sesuai tugas dan fungsinya, dan kegiatan operasional berjalan dengan lancar. 

Yup, jika satu cabang saja belum bisa diberdayakan dengan baik dan maksimal, bagaimana mungkin berhasil dengan membuka cabang kedua?

2. Riset lokasi yang akan dijadikan sasaran

Tips membuka cabang baru selanjutnya adalah Anda perlu melakukan riset lokasi yang potensial menjadi tempat cabang berikutnya akan dibangun. Anda dapat mempertimbangkan kemudahan transportasi menjangkau tempat tersebut, kemudahan akses bahan baku yang digunakan dalam bisnis yang dijalankan, ketersediaan lahan parker, perizinan usaha jelas, dan sebagainya. 

Selain itu, Anda juga perlu melakukan riset terkait ketepatan sasaran warga dengan produk yang Anda tawarkan. Lakukan pula riset competitor, baik dari segi harga, produk, maupun pelayanan. 

3. Persiapkan modal 

Hal yang tak kalah penting jika ingin membuka cabang baru adalah apakah modal yang Anda miliki sudah cukup untuk membuka cabang baru? Membuka cabang baru sama sulitnya ketika pertama kali memulai usaha, diperlukan modal besar dan perjuangan keras. 

Mulai dari memperadakan bangunan atau kantor baru, inventaris, karyawan, dan berbagai kebutuhan pokok untuk menjalankan operasional dilakukan bersamaan. Jika modal yang dimiliki belum memadai, tentu itu adalah sebuah sinyal bahwa mungkin saja usaha yang Anda jalankan belum siap memiliki cabang baru. 

4. Brand yang dimiliki sudah legal

Setiap usaha atau bisnis yang dijalankan memiliki potensi memiliki kemiripan dengan bisnis lain. Untuk itu, penting setiap bisnis membuat bisnis yang dijalankan legal dan memiliki kekuatan hukum yaitu mendaftarkan brand yang dimiliki ke dalam Hak Kekayaan Intelektual (HAKI). 

Hal ini menjadi langkah antisipasi terjadinya pelanggaran HAKI. Jangan sampai, Anda sudah memiliki banyak cabang namun ternyata tidak memiliki kekuatan hukum atas bisnis yang dimiliki. Bisa saja suatu saat akan terjadi sengketa yang tidak diinginkan. Jadi, pastikan dulu brand Anda sudah terdaftar yah.  

5. Memiliki SDM yang kompeten

Tips membuka cabang baru selanjutnya adalah menyediakan SDM atau karyawan yang kompeten di bidang masing-masing untuk mengolah dan melakukan kegiatan operasional di cabang tersebut. Anda dapat melakukan proses rekrutmen yang ketat atau menunjuk dari karyawan yang dipercaya dari cabang utama untuk mengisi posisi yang dibutuhkan. 

6. Buat inovasi yang menarik perhatian

Saat membuka cabang baru, usahakan buat inovasi menarik yang dapat menarik konsumen untuk menggunakan produk Anda. Anda bisa mengkreasikan tema baru yang berbeda dengan outlet utama Anda. Anda dapat menyesuaikan dengan minat dan selera sasaran konsumen Anda. 

7. Gencar lakukan promosi

Membuka cabang baru artinya membuka pasar baru. Anda perlu gencar melakukan promosi bahkan sebelum cabang baru tersebut mulai beroperasi. Anda dapat memanfaatkan media sosial sebagai platform promosi dan mengikuti tren yang viral agar viewers Anda lebih banyak lagi. 

8. Manfaatkan teknologi

Tips membuka cabang baru selanjutnya adalah dengan memanfaatkan teknologi yang ada. Anda dapat menggunakan teknologi untuk mempermudah bisnis Anda menjalankan kegiatan operasional maupun pengelolaan SDM. 

Misalnya memanfaatkan aplikasi kasir digital, menggunakan CCTV untuk memperketat keamanan, menggunakan mesin absen untuk memudahkan mengabsen para karyawan, dan berbagai teknologi lainnya. 

9. Memiliki SOP yang jelas

Sebelum membuka cabang baru, pastikan apakah SOP sudah dibuat dengan jelas baik dalam bentuk tulisan maupun video dan sudah dijalankan dengan baik di cabang utama Anda. Selain itu, pastikan pula Anda sudah memiliki tim training sebagai garda terdepan untuk penerapan SOP tersebut ke cabang yang akan dibuka. 

SOP menjadi poin penting agar kualitas produk dan pelayanan tetap sama dimanapun cabang bisnis yang Anda miliki. Olehnya itu, penting untuk memfinalkan semua itu terlebih dahulu sebelum melakukan eksekusi cabang baru. 

Itulah tips membuka cabang baru yang dapat Anda jadikan peertimbangan sebelum memutuskan memperluas pasar Anda. Semua yang dilakukan perlu persiapan dan pertimbangan yang matang agar tidak mengalami penyesalan nantinya. 



Artikel ini bersumber dari dewabiz.com.