Desember 5, 2022

Papua: Ketertinggalan dialami warga Papua. Termasuk di sektor pendidikan. Beruntung, masih ada orang baik yang menaruh kepedulian terhadap pendidikan anak-anak Papua.
 
Salah satunya adalah Hendrik Lattu. Pria berusia 33 tahun itu merupakan guru Penggerak Daerah Tertinggal yang ditugaskan untuk mengajar berbagai macam pengetahuan baik di sekolah maupun masyarakat, khususnya di Kabupaten Mappi, Provinsi Papua. Sejak 2019, Hendrik bertugas tanpa lelah di Kabupaten Mappi.
 
“Awal bertugas, saya memimpin program percepatan matematika dan Bahasa Inggris untuk anak-anak pedalaman Kabupaten Mappi. Setelah itu tahun 2021, saya dipindahkan untuk merintis beberapa sekolah baru di pusat-pusat distrik atau kecamatan,” kata Hendrik.


Tak hanya mengajarkan materi pelajaran di sekolah, Hendrik pun aktif mendorong anak-anak Papua berkompetisi melalui kegiatan atau lomba untuk mendorong rasa percaya diri anak, mengingat anak-anak di daerah pedalaman sangat pemalu dan sulit beradaptasi. 
 
“Saya juga selalu mengadakan sosialisasi pengenalan teknologi informatika, mengenalkan mereka pendidikan digital, dan juga bahaya sosialisasi penggunaan NAPZA, karena kebanyakan pelajar daerah pedalaman sudah mengenal Aibon, rokok, dan miras. Miris sekali,” tuturnya.
 
Anak-anak di Distrik Passue Bawah, seperti halnya yang juga dialami anak-anak di daerah 3T lainnya, mesti berjalan kaki puluhan kilometer menuju ke sekolah. Jalan yang dilalui pun tak mulus, harus melintasi hutan dan rawa.
 
Tolong! Anak-anak di Pedalaman Papua Butuh Bantuan Pendidikan
Hendrik Lattu, guru Penggerak Daerah Tertinggal yang ditugaskan untuk mengajar di pedalaman Papua (Foto:Dok.Benihbaik.com)
 
Jumlah guru pengajar pun terbatas sehingga menjadi kendala anak-anak dalam belajar, apalagi untuk memiliki pengetahuan tentang masa depan. 
 
Lebih mirisnya lagi, anak-anak pedalaman belum mendapatkan dana BOS. Sulit rasanya untuk mengadakan amal, bazar maupun donasi lainnya karena lokasi yang sulit dijangkau. 
 
“Saya ingin mengajak TemanBaik untuk ikut peduli terhadap nasib pendidikan anak-anak pedalaman, khususnya di Distrik Passue Bawah, agar mereka juga berhak mendapatkan kesempatan belajar dan pengetahuan yang sama. Bantuan nantinya akan digunakan untuk membelikan anak-anak Distrik Passue Bawah sepatu dan tas agar bisa bersekolah,” katanya.
 
TemanBaik, yuk kita bantu pendidikan anak-anak di pedalaman Papua dengan cara: 
 
1. Klik “Donasi Sekarang”
2. Isi nominal donasi
3. Boleh memilih donasi lewat mana saja, bisa dengan OVO, DANA, LinkAja, ShopeePay, GoPay, Sakuku, BRI E-Pay dan BCA Klik-Pay. Bisa juga lewat transfer antarbank (BRI, Mandiri, BCA, BNI).
 

(ROS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.