Desember 4, 2022

Jakarta: Guna mendorong potensi pemberdayaan masyarakat dalam menghadapi era normal baru melalui pemanfaatan teknologi komunikasi digital secara optimal, Program Studi Magister Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana menginisiasi Konferensi Internasional bertajuk  “Society Empowerment amidst the New Normal: Communication, Socio-Cultural, Political, Economic, and Technological Perspectives.”
 
Konferensi yang berlangsung pada  2-3 November 2022, di Hotel Harris Riverview, Bali, itu dibuka oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno. 
 
“Konferensi ini menjadi pertemuan dan ajang kolaborasi membangun kerja sama antar kampus baik di dalam maupun luar negeri, dalam mengembangkan aksi bersama di bidang Tri Dharma perguruan tinggi,” kata Sandiaga Uno.


Heri Budianto selaku Kaprodi Magister Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Mercu Buana yang menggagas konferensi ini bersyukur pelaksanaan konferensi berjalan sukses.
 
“Bersyukur sekali konferensi ini menjadi  forum internasional yang sangat baik untuk berbagi pengetahuan dan hasil penelitian bagi semua kalangan” tuturnya.
 
Sejumlah pembicara dihadirkan pada konferensi tersebut, yaitu Prof. Dr. Oliver Hahn dari Passau University, Germany, Assoc. Prof. Dr. Sabariah M. Saleh dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Malaysia, Prof. Rajab Ritonga, M.Si dari Universitas Gunadarma, Indonesia, Prof. Jantima Kheokao dari University of the Thai Chamber of Commerce, Thailand, Dr. Ma Theresa B. Nardo dari Tarlac Agricultural University, Philippines, dan Rizki Briandana, M.Comm., Ph.D dari Universitas Mercu Buana, Indonesia. 
 
Ratusan artikel dari dalam dan luar negeri turut dipaparkan dan didiskusikan pada sesi diskusi paralel.
 

Pada konferensi tersebut diumumkan paper terbaik pertama diraih Muhammad Raqib Mohd Sofian dkk dengan judul “Beer Is Haram, Representation of Islam by Onlibe Newspaper in Malaysia on the issue of Oktoberfest: Better Beer Festival” dari Fakulti Kepimpinan & Pengurusan, Universiti Sains Islam Malaysia, Malaysia.
 
Paper terbaik kedua diraih oleh  Rustika Herlambang dengan judul “Goverment Public Relations Message through Intermedia Agenda Setting” dari Universitas Padjajaran.
 
Artikel-artikel yang terpilih akan diterbitkan di Malaysian Journal of Communication dari Universiti Kebangsaan Malaysia, Jurnal Komunikasi Ikatan Sarjana Komunikasi Indonesia (ISKI), Jurnal Komunikasi ASPIKOM Pusat, Jurnal Komunikator, Jurnal Komunika dan Bricolage serta diterbitkan dalam bentuk prosiding.
 
Universitas Mercu Buana menggandeng sejumlah perguruan tinggi dalam negeri dan luar negeri, antara lain International University of Malaya-Wales, Universiti Sains Islam Malaysia, Multimedia University Malaysia. Sementara co Host dari universitas di Indonesia ; STISIPOL Candradimuka-Palembang dan Politeknik Tempo.
 
“Selain seminar, juga akan dilaksanakan pelatihan penulisan artikel ilmiah” kata Ketua Panitia Seminar  Nur Kholisoh. 
 
Acara ini didukung sejumlah media partners, yakni IDN Times Bali, Media Group Network, Media Indonesia, Medcom.id, Metro TV, dan MG Radio.
 

(ROS)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.