Desember 8, 2022

Mataram: Perhelatan balap motor internasional World Superbike (WSBK) 2022 bakal dihelat di Sirkuit Mandalika, Lombok pada tanggal 11-13 November 2022 akhir pekan ini. 
 
Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan secara langsung ajang balap bergengsi tersebut di Sirkuit Mandalika, dianjurkan lebih hati-hati dan waspada terhadap aksi-aksi kriminal. 

Marak curanmor

Beberapa hari jelang penyelenggaraan WSBK Mandalika, Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (NTB) mengungkap sindikat pencurian kendaraan bermotor, 
 
Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda NTB Komisaris Besar Polisi Teddy Ristiawan mengatakan, pengungkapan sindikat kelas kakap ini berawal dari penangkapan di Pelabuhan Kayangan, Kabupaten Lombok Timur, beberapa waktu lalu.


“Anggota saat itu menangkap tiga orang sindikat yang sedang membawa tiga unit kendaraan roda dua diduga hasil curian. Rencananya, mereka mau menyerahkan ke seorang penadah di Pulau Sumbawa,” kata Teddy.
 
Berangkat dari penangkapan di Pelabuhan Kayangan, lanjut dia, Polda NTB pun melakukan pemetaan dan berhasil menangkap 10 orang yang terlibat dalam sindikat pencurian kendaraan kelas kakap tersebut.
 
“Jadi, kurang dari sepekan, 13 anggota dari sindikat pencurian kendaraan ini berhasil kami tangkap. Sebagian besar mereka berdomisili di Lombok Tengah. Ada yang berperan sebagai pemetik di lapangan dan ada sebagai penadah,” ucap dia.
 
Meski beberapa sudah diringkus, tidak menutup kemungkinan masih ada sindikat lain yang masih beroperasi. 
 
Teddy pun menegaskan pengungkapan sindikat pencurian kendaraan ini merupakan langkah awal kepolisian dalam menciptakan rasa aman dan nyaman di tengah masyarakat, khususnya menjelang perhelatan WSBK 2022. 
 
“Melalui pengungkapan kasus ini pastinya akan berdampak mengurangi ruang gerak dari sindikat pencurian lainnya. Karena kami yakin, sindikat satu dengan lainnya masih berhubungan. Itu semua kami sudah petakan dari pengungkapan kasus ini,” ujarnya.

Sindikat copet event internasional

Berkaca dari perhelatan WSBK Mandalika 2021. Aparat juga meringkus sindikat copet yang beraksi dikeramaian penonton, tepatnya di area tribun. 
 
Sindikat copet itu disebut berasal dari Jakarta dan memang spesialis event internasional. 
 
Waspada Curanmor hingga Copet saat Perhelatan WSBK Mandalika
 
Dari keterangan polisi menyatakan sindikat ini juga pernah mencopet saat berlangsungnya kejuaraan balap internasional di Sirkuit Sepang, Malaysia. 
 
Di WSBK Mandalika tahun lalu, polisi mengamankan empat pelaku yang terdiri dari satu pria dan tiga wanita usai ketahuuan melakukan pencurian handphone milik penonton.
 
Dari hasil penangkapan, aparat menemukan barang bukti berupa empat unit telepon genggam, yakni satu unit merek iPhone dan tiga lainnya bermerek Samsung.
 

(PRI)

Artikel ini bersumber dari www.medcom.id.